Sebuah tinjauan dan pendiskripsian tentang lingkungan

PERLUNYA LANDMARK KOTA
DI KOTA PADANG


PENDAHULUAN 

A.  MAKSUD DAN TUJUAN PENELITIAN

Penelitian dilakukan untuk mendeskripsikan tentang karakter visuil lingkungan sebagai “Landmark” perkotaan, yang diteliti secara jelas dilihat dari segi arsitektural perkotaan. Lingkungan perkotaan terbentuk karena interaksi antara manusia dan alamnya, karena itu diperlukan kajian agar dapat mengarah kepada tujuan tersebut, dalam hal ini diperlukan dasar-dasar teoritis sebagai pembanding terhadap penelitian yang dilakukan.

Dalam melaksanakan penelitian ini dilakukan dalam bentuk survey, observasi dan wawancara. Sedangkan untuk mendapatkan hasil deskripsi yang lebih baik diperlukan bahan-bahan dari studi literatur yang nantinya dapat melengkapi data-data yang diperoleh dan data lapangan.

Maksud dan tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan elemen yang spesifik untuk diamati yang dapat berkembang menjadi konsep “Conservation” perkotan, bertujuan memperkuat krakter spesifik yang menjiwai lingkungan yang memiliki identitas diri pada lingkungan yang berskala kota1). Dengan mengetahui elemen-elemen yang spesifik yang menjadi landmark didalam perkotaan, maka pada gilirannya kita akan dapat mengetahui struktur kota secara lebih baik 2)

B.  OBJEK YANG DITELITI

Berdasarkan tujuan penelitian dan judul yang ditampilkan dalam makalah ini, landmark mewakili skala perkotaan secara keseluruhan dari bahagian-bahagian elemen karakter visuil lingkungan yang menunjang disetiap sudut kota sebagai visuil yang menonjol dari kota, maka diambil sebagai objek studi yang diteliti yaitu kawasan kotamadya Padang.

C.  MAKSUD DAN TUJUAN MAKALAH

Tujuan dari makalah ini adalah mendeskripsikan karakter visuil lingkungan sebagai landmark pada kawasan yang diteliti. Maksud dan tujuan tersebut adalah menetukan suatu pola sikap dan deskrai landmark perkotaan berdasarkan deskripsi yang diteliti sesuai dengan judul makalah.

D.  KARANGKA PEMBAHASAN MAKALAH

BAB I :

Merupakan pendekatan kepada dasar filosofi dan teoritis yang dapat dipakai sebagai latar belakang (back ground) didalam pembahasan karakter visuil lingkungan sesuai dengan judul yang ditampilkan, berupa teoni-teori, pendapat, petunjuk referensi dan berbagai literatur.

BAB II :

Merupakan deskripsi tentang sejarah perkembangan struktur kota pada kawasan yang diteliti sebagai penelahan karakter visuil lingkungan dan sebagai pembahasan menurut judul yang ditampilkan.

BAB III :

Merupakan perincian karakter setelah dihubungkan seperti dalam bab sebelumnya. Dengan tujuan agar dapat diketahui karakter yang lebih jelas dari masing elemen.

BAB IV :

Penelaahan secara arsitektunal terhadap deskripsi yang diperoleh dari bab sebelumnya. Dan membahas masalah yang terdapat dalam judul makalah ini untuk mendapat tujuan.

BAB V :

Merupakan rangkuman dari keseluruhan proses pemikiran hingga kepada sikap yang diambil dan disesuaikan menurut judul makalah ini.

----------------

  1. Ir. Eko Budiharjo, M.Sc, Arsitektur dan Kota di Indonesia dikutip J. Reynold, Conservation Planning in Town and Co Liverpool University Press 1978.

  2. Arman S, Memudarnya Peranan Rurnah Tinggal Lauw Sim Zecha Sebagai Pusat Kegiatan Lingkungan, Seminar Arsitektur, 1986